Bisnis

Cara Menghitung Keuntungan Bisnis Ikan Lele

Cara menghitung keuntungan bisnis ikan lele phyton sebenarnya cukup mudah. Contoh perhitungan untuk benih lele phyton ukuran 79 (masa panen 1,5 bulan). Per seribu ekor benih.

Harga benih: Rp 225 x Rp 1.000= Rp 225.000.

Harga pakan: untuk benih berukuran 79 tidak sampai sekilo, kira-kira 2,5 sak (1 sak = 30 kg). 2,5 sak (1 sak seharga Rp 7.000), berarti 75 kg x Rp 7.000 = Rp 525.000.

Cara Menghitung Keuntungan Bisnis Ikan Lele

Jadi, total biaya: Rp 225.000 + Rp 525.000 = Rp 750.000. Dari jumlah tersebut akan menghasilkan 1 kuintal lele saat dipanen. Misalnya anda jual bibit lele dengan harga Rp 11 ribu per kg, berarti harga jual per panenan Rp 1.100.000. Berarti per 1.000 ekor benih memperoleh keuntungan Rp 350.000 (Rp 1.100.000-Rp 750.000= Rp 350.000).

Kalkulasi tersebut didapat kalau pakan murni hanya diberi palet. Keuntungan masih bisa ditingkatkan jika mencampur palet dengan pakan alternatif. Semisal, bekicot. Seribu ekor benih lele phyton hanya membutuhkan kolam seluas 4 meter persegi.

“Dengan 4 meter persegi selam 1,5 – 2 bulan, bisa memperoleh keuntungan Rp 350 ribu. Dibandingkan dengan pertanian tanaman konvensional, jauh menguntungkan ini,” kata pria yang belajar budidaya perikanan secara autodidak ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s